Strategi Marketing, Menghadapi Pasang Surut Penjualan Produk Kita



Sebenarnya kondisi naik turunnya penjualan merupakan bagian dari daur hidup produk (product life cycle). Apa itu daur hidup produk? Yang dimaksud dengan daur hidup produk adalah
Riwayat penjualan sebuah produk, dari mulai launching ke pasaran sampai akhirnya ditarik kembali dari pasar, karena sudah tidak diminati konsumen. 
Setiap produk atau jasa yang ditawarkan ke konsumen, akan mengalami tahapan atau fase tersebut pada masa-masa tertentu. Dari mulai fase lahirnya sebuah produk, tumbuh dan berkembangnya produk, kedewasaan sebuah produk, hingga fase matinya sebuah produk.

Oleh karena itu, untuk menghadapi pasang surut penjualan yang dipengaruhi oleh siklus hidup sebuah produk, berikut kami informasikan beberapa fase/tahapan yang akan dilalui sebuah produk serta strategi pemasaran menghadapi pasang surut penjualan yang bisa Anda terapkan pada bisnis Anda.

1. Fase perkenalan (introduction)

Pada fase ini, omset penjualan masih sangat rendah. Karena banyak masyarakat yang belum mengenal produk Anda. Untuk memasarkan produk baru memang membutuhkan waktu cukup lama, dan memakan biaya promosi yang tidak sedikit. Sehingga pada fase ini sebagian besar pengusaha belum mendapatkan keuntungan, bahkan tidak sedikit dari mereka yang mengalami kerugian pada fase ini.

Untuk menghindari kerugian yang menahun pada fase pengenalan produk, Anda bisa menggunakan strategi promosi yang bisa menarik minat konsumen. Misalnya dengan mengadakan acara launching produk di moment yang tepat, menawarkan harga yang relatif murah untuk memancing calon konsumen, atau mengadakan berbagai kegiatan promosi penjualan yang bisa menarik simpati konsumen.

2. Fase pertumbuhan (growth)

Setelah melewati fase pengenalan, sebuah produk akan masuk pada tahapan pertumbuhan. Fase ini biasa ditandai dengan meningkatnya penjualan produk dan munculnya beberapa pesaing yang mencoba merebut pasar Anda.

Oleh sebab itu, pada tahapan ini Anda harus bisa memilih strategi pemasaran yang tepat untuk menghadapi persaingan pasar. Seperti menciptakan inovasi baru pada produk Anda untuk memperluas target pasar, meningkatkan kualitas produk untuk membangun kepercayaan konsumen, bila perlu berikan potongan harga atau bonus khusus pada event-event tertentu agar konsumen Anda tidak berpaling ke produk lain.

3. Fase dewasa (maturity)

Ketika sebuah produk berada pada fase dewasa, penjualan produk sudah mulai stabil, tetapi persaingan pasarnya semakin pesat. Jadi, bagi pelaku usaha yang tidak memiliki strategi pemasaran yang tepat. Bisa dipastikan penjualan produk cenderung menurun, karena kalah bersaing dengan produk-produk lainnya.

Strategi pemasaran yang bisa Anda pilih untuk menghadapi fase ini adalah mencoba meningkatkan penjualan dengan masuk ke segmen pasar baru. Dengan begitu Anda bisa menutupi turunnya penjualan produk dengan mencari pelanggan baru yang memiliki potensi pasar cukup bagus.

4. Fase kemunduran (decline)

Pada fase yang terakhir, sebagian besar konsumen sudah mulai jenuh dengan produk yang Anda tawarkan. Kondisi ini membuat jumlah pelanggan Anda menurun drastis, serta banyak yang berpaling ke produk lain. Jadi, bisa dipastikan pada fase ini, omset penjualan yang Anda terima akan sangat berkurang bahkan sampai di titik minus dan mengalami kerugian.

Sebagai pelaku usaha yang mendapati para konsumennya sudah mulai jenuh, sebaiknya Anda melakukan evaluasi apa saja yang membuat konsumen Anda jenuh dan meninggalkan produk tersebut. Bila masih memungkinkan diperbaiki, maka lakukan perbaikan dan launching kembali produk yang sudah diperbaiki kekurangannya. Strategi lainnya adalah dengan menarik produk Anda dari pasar yang sudah mati, dan melaunchingnya di daerah lain yang memiliki pangsa pasar lebih bagus.

Nah, setelah membahas siklus hidup produk yang menyebabkan pasang surutnya penjualan. Semoga para pelaku usaha tidak takut lagi dalam memasarkan produknya, karena adanya pasang surut penjualan itu sangatlah wajar ketika kita menjalankan usaha. Yang terpenting, selalu perhatikan di fase mana produk Anda berada dan dukung pemasarannya dengan strategi yang paling tepat bagi bisnis Anda. Selamat berkarya dan salam sukses.

sumber:

Print halaman ini

| | Read More »

Bisnis Makanan, Tak Pernah Sepi Konsumen


Tak bisa dipungkiri bila tingginya kebutuhan masyarakat akan produk pangan, memberikan peluang bisnis yang tersendiri bagi para pelaku bisnis di bidang makanan. Terbukti, tidak sedikit pengusaha yang membangun bisnis makanan kini berhasil meraih kesuksesannya hingga membuka cabang di berbagai daerah dan mendapatkan omset milyaran rupiah setiap bulannya.

Seiring dengan perkembangan waktu, minat masyarakat untuk menikmati berbagai menu makanan di luar rumah menunjukan peningkatan yang sangat positif. Hal inilah yang membuat peluang bisnis makanan tak pernah sepi konsumen dan mampu bertahan di tengah persaingan yang kian tinggi.

Melihat prospek bisnis makanan yang cukup bagus, tidak heran bila saat ini banyak orang mulai menginvestasikan modal yang dimilikinya untuk menjalankan berbagai peluang bisnis di bidang makanan.

Peluang Bisnis

Salah satu peluang bisnis makanan yang menjanjikan keuntungan besar diantaranya usaha ayam bakar. Kebiasaan masyarakat yang gemar mengkonsumsi daging ayam, membuat peluang usaha ayam bakar banyak dicari para konsumen. Bahkan karena peminatnya cukup banyak, saat ini ayam bakar sering dijadikan sebagai menu andalan di berbagai tempat makan, seperti di warung-warung lesehan ataupun di beberapa restoran besar.

Nah, bagi Anda yang berminat mencoba peluang bisnis makanan dengan menu ayam bakar. Berikut kami berikan gambaran usaha yang bisa digunakan sebagai panduan untuk menjalankan ide bisnis tersebut.

Konsumen

Target pasar bisnis ayam bakar mencakup semua kalangan masyarakat, dari mulai kalangan menengah keatas sampai masyarakat menengah ke bawah. Bahkan penggemarnya juga sangat banyak, dari anak muda hingga orang tua.



sumber

Print halaman ini

| | Read More »

Analisis Usaha Serabi Vasekong





PEMASUKAN

Omset minimal per hari (2 kg) Rp 250.000
Omset per bulan Rp 7.500.000

PENGELUARAN

Pembelian Bahan Baku (27%) Rp 2.025.000
Gaji & Komisi Pegawai (15%) Rp 1.125.000
Sewa Lokasi Gerai (4%) Rp 300.000
Biaya Operasional (22%) Rp 1.650.000
Penyusutan peralatan (2%) Rp 150.000
Operasional Lain-lain (5%) Rp 375.000

KEUNTUNGAN BERSIH PER BULAN

Minimal 25 % atau Rp 1.875.000
jika punya 3 Gerai keuntungan yang didapat sekitar Rp 5-6 jutaan.




CATATAN:

  1. Gerai Buka jam 4 sore sampe jam 21.00
  2. jika pagi juga buka BEP bisa lebih cepat. hanya 2 bulan saja. Tapi harus tambah karyawan, karena ada shifnya
  3. lokasi gerai ada di tempat lalu lintas orang dan ada parkir karena saat menunggu gorengan dan antre bisa lama. dekat pasar, mall, sekolahan, alun-alun, rumah sakit adalah tempet favorit yg akan bikin laris manis
  4. menggoreng serabi tdk membutuhkan skill yg tinggi shg karyawan bisa memanfaatkan anak putus sekolah, anak yatim, janda yg butuh pekerjaan, yg penting tekun, jujur, dan ramah kpd konsumen


Print halaman ini

| | Read More »

Strategi Pemasaran Produk Bisnis Rumahan

Memulai bisnis rumahan memang bisa dibilang cukup mudah, terutama dalam hal modal usaha. Karena peluang bisnis ini bisa dimulai dengan modal kecil, dari memanfaatkan potensi yang ada di rumah untuk menekan biaya produksi.

Namun, kemudahan dalam memulai bisnis ini, berbanding terbalik dengan kendala sulitnya pemasaran bisnis yang sering dihadapi pelaku usaha. Padahal, bisa dikatakan pemasaran bisnis adalah kunci utama sebuah usaha untuk berkembang mencapai kesuksesannya.

Tak bisa dipungkiri bahwa sebuah bisnis tidak akan bertahan lama, tanpa adanya strategi pemasaran. Begitu juga dengan bisnis rumahan, walaupun Anda menjalankan bisnis kecil-kecilan dari rumah. Tapi bukan berarti Anda tidak membutuhkan strategi pemasaran untuk mengenalkan bisnis Anda kepada masyarakat luas. Lalu, bagaimana strategi  pemasaran produk bisnis rumahan yang paling tepat?

Memasarkan produk bisnis rumahan bisa Anda mulai dengan mempromosikannya dari mulut ke mulut. Cara  yang mudah, murah dan sangat efektif ini bisa dimulai dengan menginformasikan keberadaan bisnis Anda kepada keluarga besar Anda, para tetangga sekitar, maupun teman-teman dekat. Perkenalkan produk atau jasa Anda, disaat ada acara kumpul keluarga, atau pada waktu kegiatan arisan rutin. Agar konsumen mengetahui produk Anda, dan akhirnya tertarik untuk mencoba membeli. Dari pemberitaan “gethok tular” (dari mulut ke mulut), berita tersebut akan tersebar luas dengan waktu yang relatif singkat.

Selanjutnya Anda bisa menggunakan media iklan untuk menarik minat konsumen. Meskipun bisnis Anda terbilang kecil, dan hanya dilakukan di rumah. Tapi promosi dengan menggunakan media iklan, cukup penting untuk menarik minat konsumen. Untuk meminimalkan biaya, Anda bisa memilih promosi dengan memasang spanduk, banner, atau neon box di depan rumah Anda. Tuliskan nama usaha dan produk-produk yang Anda tawarkan di media tersebut. Jadi, masyarakat yang melewati rumah Anda bisa mengetahui keberadaan produk Anda. Selanjutnya Anda juga bisa membuat pamflet, kartu nama, dan brosur yang bisa Anda bagikan pada para konsumen.

Selain itu, Anda bisa memanfaatkan internet untuk membantu pemasaran produk. Kebanyakan pelaku usaha rumahan mengaku dirinya gaptek (gagap teknologi) dan tidak mau  belajar internet marketing. Padahal untuk memenangkan persaingan pasar, Anda pun harus selalu inovatif mengikuti perkembangan pasar. Cobalah untuk memperluas jangkauan pasar, dengan memasarkan produk rumahan secara online. Misalnya saja dengan membuat website, blog, atau memanfaatkan jejaring sosial seperti facebook dan twitter.

Sudah banyak pelaku bisnis rumahan yang menerima permintaan produk dari luar negeri, karena bantuan internet. Sehingga tidak menutup kemungkinan, bisnis dari rumah pun bisa mengekspor produk ke pasar mancanegara.

Terakhir, untuk membantu pemasaran, Anda bisa membuka kerjasama keagen atau reseller produk. Ajak beberapa konsumen yang cukup potensial, untuk menjadi agen atau reseller produk Anda. Berikan potongan harga tertentu atau prosentase pembagian untung yang cukup menarik, pada konsumen yang ingin membantu pemasaran produk Anda. Cara ini memberikan keuntungan kedua belah pihak, baik konsumen maupun pelaku bisnis rumahan. Yang terpenting, jaga kualitas produk Anda. Agar konsumen juga tertarik dengan produk yang Anda tawarkan.

Cobalah untuk menggabungkan beberapa strategi pemasaran yag telah kita bahas, dan jaga kualitas produk yang Anda tawarkan. Ini akan membantu konsumen untuk mengenal dan mengingat produk bisnis rumahan Anda. Selamat mencoba dan salam sukses.

Sumber: http://bisnisukm.com


Print halaman ini

| | Read More »

Peluang Usaha Susu Kedelai Yang Menggiurkan

Susu kedelai adalah produk susu yang diolah dari sari kedelai yang digiling dengan mesin susu kedelai. Mesin susu kedelai bisa Anda dapatkan di Susu Kedelai .net

Sebagai gambaran betapa nilai jual kedelai akan meroket adalah seperti ini. 1 kg kedelai, bisa diolah menjadi sekitar 30-50 bungkus kemasan yang dihargai Rp 1000-Rp 1500 / bungkus. Sementara harga kedelai mentah berkisar Rp 5.500 - Rp 6.500 / kg. Dari sini bisa dibayangkan berapa keuntungan yang bisa Anda dapat dari usaha susu kedelai ini. Bisnis ini bisa menjadi bisnis sampingan atau bisnis utama Anda

Peluang Usaha Susu Kedelai

Memulai usaha ini juga sangat mudah. Modal yang Anda butuhkan hanya mesin pembuat susu kedelai. Bahan kedelai juga mudah Anda dapatkan.

Bagaimana dengan pemasarannya ? Susu kedelai memiliki rasa yang cukup nikmat. Sehingga susu kedelai ini sangat disukai oleh anak-anak hingga orang dewasa. Susu kedelai juga bisa diberi perasa tambahan dan pewarna tambahan, untuk menarik konsumen.

Manfaat dan khasiat Susus Kedelai

Susu kedelai selain nikmat, ternyata memiliki khasiat dan manfaat yang banyak. Diantara manfaat dan khasiat susu kedelai antara lain :

  • Mengatasi Intolerensi Laktosa.
  • Minumam untuk Penderita Autisme.
  • Minuman untuk Vegetarian
  • Mengurangi Kadar Kolesterol Darah.
  • Mencegah Arteriosklerosis, Hipertensi, Jantung Koroner, dan Stroke.
  • Mencegah Diabetes Melitus.
  • Hambat Menopause dan Cegah Osteoporosis.
  • Mencegah Migraine
  • Minuman Anti Kanker.
  • Mencegah Penuaan Dini (Anti Aging).
  • Cara Membuat Susu Kedelai


Cara membuat susu kedelai cukup mudah. Berikut ini langkah-langkahnya :

1. Rendam kedelai yang hendak dijadikan susu kedelai selama 6-8 jam

2. Giling kedelai dengan mesin pembuat susu kedelai (burrmill), misalnya dari mesin susu kedelai Maksindo

3. Masak sari kedelai hingga mendidih, dan beri gula dan perasa atau pewarna (jika menghendaki)

4. Susu kedelai siap dihidangkan

Lihat cara membuat susu kedelai lebih lengkap pada video di bawah ini






Print halaman ini

| | Read More »

10 LANGKAH STRATEGIS MEMASUKI PASAR EKSPOR



Sebelum menetapkan pilihan untuk menjadi pelaku bisnis dalam bidang Ekspor impor, ada langkah-langkah strategis yang mesti menjadi acuan. Apa saja itu??

1. Keputusan manajemen untuk melaksanakan ekspor

2. Menentukan komoditi yang akan diekspor

3. Menganalisa kondisi Negara tujuan ekspor tentang:

  • Populasi
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Iklim
  • Peraturan ekspor, impor, devisa
  • Perpajakan, perbankan, keuangan, transportasi

4. Menetapkan pasar potensial dan segmen pasar yang akan dimasuki serta menentukan calon mitra usaha sebagai saluran pemasaran

5. Menentukan strategi operasional bersama mitra usaha seperti:

  • Penentuan harga jual ekspor
  • Syarat pembayaran
  • Sistem distribusi
  • Bauran pemasaran

6. Menentukan sistem promosi dan pemilihan media

7. Mempelajari peta pemasaran komoditi tertentu

8. Mempelajari nama dan alamat lengkap berbagai badan promosi nasional dan internasional, sebagai saranan mencari calon pembeli

9. Menyiapkan brosur dan price list dari komoditi yang akan diekspor

10. Menyiapkan surat perkenalan usaha dan komoditi yang akan dikirimkan kepada berbagai badan promosi dan calon pembeli

Print halaman ini

| | Read More »

Mengapa Banyak Orang Mengalami Kegagalan??






MENGAPA BANYAK ORANG GAGAL??

  1. Tidak ada tujuan / goal yang tepat, tidak tahu apa yang diinginkan dalam hidup
  2. Tidak pernah mencatat tujuan : hanya di kepala, tidak dikertas atau Goal Visualization atau sarana apapun.
  3. Tidak ingin bertanggung jawab atas tindakannya, selalu mencari alasan atau excuse atas kegagalannya.
  4. Tidak ada tindakan yang efektif : Banyak rencana, tidak ada tindakan alias No Action Talk Only (NATO).
  5. Membatasi diri : menganggap tak berhak sukses karena, terlalu tua, tak punya modal, bawaan keluarga, tempat tak memungkinkan.
  6. Malas : tidak mau kerja keras, selalu berusaha menggunakan cara paling mudah, cepat dan hemat waktu, tapi ingin mendapatkan uang paling banyak.
  7. Berteman dengan teman-teman yang salah, hidup di lingkungan orang-orang yang gagal.
  8. Tidak bisa mengatur waktu alias salah prioritas.
  9. Salah memakai strategi atau cara bertindak, tidak mempunyai strategi yang paling baik. Berusaha keras, hasil nol.
  10. Kurang pengembangan diri: jarang membaca, mendengar kaset, seminar, mengumpulkan informasi baru dan lain-lain.
  11. Tidak ada kesungguhan atau komitmen untuk sukses: mudah putus asa atau menyerah pada waktu menghadapi rintangan.
  12. Kurang menggunakan Kekuatan Pikiran Bawah Sadar.
  13. Kurangnya hubungan antar manusia yang baik.
  14. Sombong dan menganggap diri sendiri paling hebat dan berhenti belajar.



Ingin sukses ???


Hindari 14 penyebab kegagalan tadi !

| | Read More »

5 (lima) Fakta tentang SUKSES

1. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN USIA ANDA !

  • Nelson Mandela, jadi presiden usia 76 tahun
  • Steve Jobbs, jutawan usia 21 tahun
  • Kolonel Sanders (KFC), mulai bisnis umur 65 tahun
  • Winston Churchill, banyak gagal dan hambatan, baru jadi PM Inggris usia 52 tahun.
  • Bill Gates, terkaya di dunia usia 41 tahun


2. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN SUKU, AGAMA, BANGSA,
WARNA KULIT DAN KETURUNAN

  • Obama : Presiden Amerika Serikat saat ini
  • Jenderal Colin Powell, Martin Luther King : kulit hitam
  • Confusius: anak yatim di Cina
  • Charles Dickens : penulis cerita kanak-kanak Inggris, menulis di gudang, banyak naskahnya dibuang ke tong sampah oleh editornya.


3. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN (CACAT) FISIK

  • Hellen Keller: tuna netra, tuna rungu, penulis dan pendidik terkenal dunia.
  • Shakespeare: cacat kaki, penulis novel.
  • F.D. Roosevelt: terkena polio, presiden 32 AS.
  • Beethoven: tuna rungu, komposer musik.
  • Napoleon Bonaparte : sangat pendek, wajah tidak menarik, pemimpin pasukan penakluk Eropa.
  • Anthony Robbins: Lulusan SMA, kegemukan, merubah persepsi tentang penampilan dan cara diet, menjadi langsing, motivator terkenal dunia.


4. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN

  • Thomas Alfa Edison : pendidikan SD, 2000 paten.
  • Li Ka Shing: berhenti sekolah umur14 tahun, orang terkaya di Hongkong.
  • Henry Ford : tidak pernah duduk di bangku sekolah
  • The Wright Brother : orang biasa dan tidak berpendidikan tinggi, menciptakan pesawat terbang pertama di dunia.
  • Bill Gates, orang terkaya didunia memulai bisnis setelah lulus SMA.
  • Lawrence Ellison : drop out universitas, pendiri Oracle Corp, orang terkaya kedua didunia.


5. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN LATAR BELAKANG KELUARGA

  • Andrew Carnegie : bekerja usia 13 tahun, keluarga sangat miskin, menjadi Raja Besi Baja dunia.
  • Walt Disney : usia 20 tahun pemuda miskin dan tidak terkenal, usia 30 tahun jadi usahawan terkenal.
  • Abrahan Lincoln lahir dari keluarga miskin
  • Napolean Hill dilahirkan di keluarga miskin, ibunya meninggal saat dia kecil, jadi guru motivasi terkenal dunia, bukunya Think and Grow Rich : menjadi acuan pertama bagi para motivator dunia.
  • Bill Clinton : ayahnya meninggal ketika masih kecil, adiknya terlibat obat terlarang.

Print halaman ini

| | Read More »

Tips & Kiat Meraup Untung dari Investasi Emas


Mengapa Investasi Emas??


Investasi emas menawarkan cara yang sangat baik bagi investor untuk menyimpan kekayaan saat ekonomi sulit. Logam emas jauh lebih stabil dibandingkan dengan investasi jenis lain.


Seorang blogger yang juga investor keuangan, Connell Shaun, menulis tujuh cara berinvestasi Emas ini --VivaNews:


1. Emas batangan
Investor yang berinvestasi emas akan memilih emas batangan (fine gold) . Emas batangan dianggap sah bila kemurniannya mencapai 22-24 karat. Di Indonesia, emas batangan bisa dibeli di PT Aneka Tambang Tbk divisi Logam Mulia maupun di Perum Pegadaian.


Emas batangan terdiri dari bermacam ukuran, mulai dari 25 gram, 50 gram, 100 gram, dan 1 kilogram. Emas dalam bentuk ini sangat cocok untuk sarana Investasi. Di mana pun kapan pun kita ingin menjualnya, nilainya tetap mengikuti standar international.


2. Emas simpanan
Anda mungkin tidak ingin menyimpan emas fisik di rumah karena risiko pencurian. Karena alasan ini, emas bisa disimpan di safety box di bank maupun yang lain. Atau bila Anda melihat bullionvault.com, perusahaan ini menyediakan transaksi emas sekaligus menyimpannya.


3. Reksa dana emas
Reksa dana emas merupakan cara lain untuk berinvestasi di logam mulia ini. Anda tak perlu benar-benar memegang fisik emas, tapi Anda bisa mengambil manfaatnya.


Reksa dana emas biasanya tidak hanya ditanamkan pada perdagangan emas fisik, tetapi juga melibatkan transaksi saham perusahaan-perusahaan tambang emas. Sebelum menentukan investasi di reksa dana ini, biaya pengelolaan, beban dana, dan nilai aktiva bersih harus dipertimbangkan.
Konsultasikan dulu dengan penasihat keuangan penyedia reksa dana. Reksa dana emas mungkin akan memberikan kestabilan dalam investasi Anda, tapi emas fisik jauh lebih stabil. Namun, di Indonesia, reksa dana emas tampaknya belum cukup populer.


4. Saham pertambangan emas
Investor yang ingin berinvestasi emas tanpa memiliki fisik logam juga dapat memilih jenis ini. Anda bisa membeli saham pada perusahaan pertambangan emas. Investor mengharapkan harga saham perusahaan pertambangan emas naik karena harga emas naik. Namun, dua peristiwa ini tidak selalu kongruen.


Investor dapat menentukan keberhasilan saham dengan memeriksa biaya biaya produksi emas versus harga emas. Jika harga emas adalah US$700 per ons dan biaya untuk memproduksi emas adalah US$300, maka profit margin tambang emas adalah US$400.


Jika harga emas meningkat 10 persen, akan ada peningkatan laba tambang emas itu sekitar 20 persen. Sebaliknya, penurunan harga juga akan menghasilkan penurunan 20 persen. Karena itu, beberapa perusahaan pertambangan emas melindungi investasi mereka dengan lindung nilai harga emas 18 bulan ke depan. Di Indonesia, salah satu emiten di tambang emas adalah PT Aneka Tambang Tbk.


5. ETF emas
Exchange Traded Fund (ETF) merupakan reksa dana yang diperdagangkan di bursa efek. Anda bisa melakukan transaksi ini dengan reksa dana yang berbasis emas. Sayangnya investasi ETF di Indonesia belum berjalan baik.


6. Emas berjangka
Emas berjangka merupakan cara lain berinvestasi emas tanpa memiliki fisik emas. Jual beli emas membutuhkan kontrak dengan jangka tertentu. Harganya juga dinyatakan dalam kontrak. Jika harga emas pada tanggal kontrak lebih tinggi dari harga emas saat kontrak dibuat, maka investor akan menghasilkan keuntungan. Namun, jika harga lebih rendah, investor akan rugi.


Berinvestasi dalam emas berjangka mungkin merupakan investasi yang berisiko, karena investor harus memprediksi gerak harga emas ke depan.


7. Perhiasan dan koin emas
Koin emas, terutama yang langka, sangat bernilai dalam investasi. Ini bukan hanya karena nilai emasnya tetapi juga karena nilai kelangkaan. Sedangkan perhiasan emas adalah cara umum investasi di logam ini. Perhiasan emas bisa Anda pilih sekaligus sebagai investasi dan gaya hidup.


Sayangnya keuntungan investasi ini sangat sedikit. Sebab ketika Anda membeli perhiasan, uang yang Anda bayarkan terdiri untuk harga emasnya, ongkos pembuatan, desain, dan merk. Sedangkan bila dijual, Anda hanya mendapatkan nilai emasnya saja.



Tips Memulai Investasi Emas Batangan:

  • Kuasailah perhitungan dasar dan lakukan pengecekan harga dasar di PT Aneka Tambang.
  • Pertimbangkan tempat Anda membeli emas. Jika membeli emas di toko emas yang terletak di pasar tradisional, ongkos yang dibebankan lebih murah dibandingkan  dengan ongkos yang dibebankan oleh toko emas yang terletak di mal ternama.
  • Pilihlah Emas Batangan yang memiliki sertifikat resmi dari PT Aneka Tambang.
  • Pilih Emas Batangan dengan berat sedang dan berat bervariasi. Pilihan ini sangat berpengaruh ketika kita memiliki kebutuhan mendesak.
  • Siapa pun bisa menjual Emas Batangan tanpa konfirmasi khusus dari pemilik lama. Karena itu, pikirkan tempat yang paling aman menyimpan emas yang Anda miliki.


    | | Read More »

    Inilah Resiko pembayaran non-LC dalam ekspor-impor


    Pembayaran non L/C dalam ekspor-impor, khususnya clean payment yaitu cara pembayaran yang didasari oleh faktor kepercayaan, yaitu :

    Advance Payment
    Yaitu importir membayar terlebih dahulu kepada eksportir baik partial payment atau full payment sebelum barang dikirim, dan setelah menerima pembayaran, ekspor baru mengirimkan barangnya.

    Keuntungan :
    • Cara pembayaran ini menguntungkan eksportir, karena :
    • Sebelum mengirim barang, eksportir sudah menerima pembayaran terlebih dahulu
    • Eksportir dapat menggunakan dana yang diterima untuk modal kerja yaitu untuk proses produksi barang yang akan dikirim
    • Eksportir dalam posisi yang aman, karena sudah menerima pembayaran sebelum mengirimkan barangnya

    Kerugian :
    • Sedangkan yang rugi dari cara pembayaran advance payment ini adalah importir karena resikonya :
    • Barang tidak dikirim oleh eksportir sehingga importir tidak menerima barang
    • Barang diterima tidak sesuai dengan order (mutunya jelek atau jumlahnya tidak sesuai)
    • Barang diterima dalam waktu yang lama
    • Adanya kemungkinan larangan ekspor dari negara eksportir

    Pertimbangan
    Pertimbangan yang menyebabkan cara pembayaran ini masih banyak dilakukan adalah:
    • Nilai transaksinya relatif kecil
    • Eksportir dan importir sudah saling percaya
    • Importir adalah anak perusahaan dari eksportir
    • Importir sangat membutuhkan barang, sedangkan pilihan lain tidak ada ( mungkin karena barangnya langka)
    • Eksportir tidak yakin dengan kredibilitas importir

    Coverage
    Untuk mengcover transaksi ini, bisa dengan menggunakan cara:
    • Minta standby L/C dari eksportir untuk menjamin bahwa pengiriman barang pasti akan dilaksanakan
    • Minta kepada eksportir agar pembayaran tidak full payment, tetapi ( misalnya 25%:75%, 50%:50% )


    Open Account :
    Cara pembayaran ini adalah kebalikan dari advance payment, yaitu eksportir mengirimkan barangnya terlebih dahulu kepada importir. Setelah barang sampai / dokumen diterima, importir baru melakukan pembayaran kepada eksportir.

    Keuntungan
    Cara pembayaran ini menguntungkan importir, karena importir mendapat kredit dari eksportir yaitu menerima barang terlebih dahulu, sehingga importir dapat menjual barang tersebut dan dananya digunakan untuk cash flownya dan baru dibayarkan kepada eksportir apabila cash flow sudah mencukupi.

    Kerugian
    Cara pembayaran ini merugikan eksportir karena menghadapi resikonya :
    • Tidak menerima pembayaran dari importir
    • Menerima pembayaran tapi tidak full amount karena biasanya dipotong oleh importir dengan berbagai alasan yang dibuat buat
    • Apabila ada pengawasan devisa ( Exchange Control ) di negaranya importir, sehingga importir tidak bisa melakukan pembayaran karena adanya aturan dari pemerintah negaranya, dan dampaknya eksportir tidak menerima pembayaran

    Pertimbangan
    Latar belakang transaksi dengan cara pembayaran seperti ini adalah :
    • Eksportir benar-benar yakin bahwa importir akan membayar
    • Eksportir memiliki likwiditas yang cukup baik
    • Kemungkinan barang sudah tidak laku dijual di dalam negeri
    • Hubungan antara importir dan eksportir sudah sangat baik, contoh anak perusahaan dengan induk perusahaan

    Coverage
    Untuk mengcover transaksi dengan cara pembayaran ini adalah dengan minta kepada importir agar menerbitkan standby L/C.

    Perlu diketahui bahwa cara pembayaran jenis ini, masih mendominasi transaksi ekspor impor, meskipun sebenarnya sangat beresiko. Oleh karena itu sebelum menanda tangani contract eksportir dan importir disarankan untuk memilih cara pembayaran yang paling tepat dan menguntungkan dirinya.

    | | Read More »

    Mengapa Property bisa Bikin Lebih Kaya??

    1. Arus Kas, “Cash Flow“,
    Arus kas adalah uang yang Anda terima secara rutin atas uang yang Anda tanamkan dalam suatu investasi. misalnya bunga tabungan dan deposito adalah arus kas karena memberikan pendapatan untuk Anda. Dalam property, uang sewa bisa menjadi pemasukan atau arus kas untuk Anda. Semakin banyak bangunan yang bisa Anda sewakan maka semakin besar pula arus kas Anda.

    2. Nilai kepemilikan Anda terhadap rumah tersebut meningkat.
    Nilai kepemilikan atau hak Anda terhadap investasi property yang dibiayai dari konsep menggunakan uang orang lain tadi akan meningkat, jauh melebihi hutang atau kewajiban Anda. Hak kepemilikan seseorang dalam suatu investasi ini dikenal dengan istilah equity. Contohnya jika pembelian investasi property Anda sebesar Rp 100 juta, yang dibiayai oleh bank Rp 70 juta, sisanya yang Rp 30 juta memakai uang Anda sendiri. Maka hak kepemilikan Anda terhadap investasi senilai Rp 100 juta tadi adalah sebesar Rp 30 juta atau 30%nya. Hak kepemilikan akan bertambah nilainya karena adanya pembayaran cicilan hutang yang mengurangi kewajiban.
    Selain itu hak kepemilikan Anda juga bertambah karena nilai propertinya naik. Nilai property Anda akan naik disebabkan inflasi yang membuat harga barang dan jasa mengalami kenaikan termasuk property. Akibat inflasi ini bukan cuma nilai propertinya yang naik tetapi juga Anda mempunyai kesempatan untuk menaikkan arus kas atau pendapatan rutin Anda dengan cara menaikkan uang sewa rumah sejalan dengan inflasi tadi. Kenaikan nilai property ini bahkan bisa menaikkan kekuatan meminjam Anda. Bank biasanya dengan senang hati memberikan pinjaman tambahan berdasarkan kenaikan harga agunannya atau propertinya. Anda bisa mengunakan uang ini untuk melunasi saldo hutang yang lama, dan sisa uang dari pinjaman tersebut bisa masuk kantong Anda. Kemudian untuk cicilan pinjaman baru sesuaikanlah dengan pemasukan uang sewa.

    3. Kesempatan untuk membangun bangunan yang lebih besar lagi,
    Setelah Anda berhasil melunasi hutangnya, Anda akan mempunyai lebih banyak uang untuk dialokasikan, misalnya untuk membuat property yang sudah ada menjadi lebih besar lagi. Banyak investasi property dimulai dari sebuah bangunan kecil, tetapi karena ada pendapatan dari sewa yang bisa mencover cicilan hutang bulanan, maka membuat propertinya menjadi bangunan lebih besar menjadi sangat mungkin.

    | | Read More »

    Bagaimana Kaya dengan Berbisnis Property??


    Investasi di property lebih aman daripada jenis investasi lainnya. Selain Anda mengelola sendiri investasinya, dan memungkinkan Anda untuk menggunakan uang orang lain untuk mulai berinvestasi. Juga tidak dipengaruhi dengan cepat oleh faktor luar, misalnya harga bursa saham, isu politik, kebijakan pemerintah, keamanan negara, kondisi ekonomi, atau seperti obligasi yang harganya turun saat angka inflasi dan suku bunga naik.

    Keuntungan Investasi di Property
    Kesempatan untuk mendapatkan hasil return investasi (ROI) yang besar.

    Banyak cara untuk berinvestasi ke property. Anda bisa memulainya dengan membeli rumah tinggal, ruko, membangun rumah sewaan, bangunan komersial lainnya atau tanah kosong. Dari semua pilihan ini, membeli dan menjual rumah sewaan lebih baik dipilih bagi mereka yang baru akan mulai berinvestasi di property, kemudian sedikit-sedikit menabung dari hasil sewa untuk diinvestasikan kembali..

    Menggunakan Uang Orang lain “ Other People’s Money “
    Kita ambil contohnya investasi di pasar modal. Untuk membeli saham maka Anda harus membayar tunai seluruhnya dari kesuluruhan transaksinya, kecuali Anda melakukan margin trading yang sebenarnya sangat berisiko.

    Investasi di property tidak demikian, Anda bisa saja membayar sebesar uang muka rumahnya sebesar 10% sampai dengan 30% dari harga rumahnya dalam rangka untuk memiliki barangnya kemudian sisanya bisa dibiayai dari pinjaman ke bank. Jangankan bank, bahkan developernya sendiripun mau memberikan keringanan pembayaran cicilan untuk pembayaran uang muka pembelian barangnya.

    Kesempatan untuk menggunakan uang orang lain terwujud dalam bentuk pembiayaan ini disebut dengan istilah leverage, atau kemampuan dalam melipatgandakan sesuatu. Contohnya, dengan uang Rp 30 juta, Anda bisa membeli rumah seharga Rp 100 juta. Dimana Anda membayar uang muka rumah sebasar Rp 30 juta, kemudian bank membiayai sisanya sebesar Rp 70 juta, selanjutnya Anda menjadi pemilik sebuah bangunan seharga Rp 100 juta. Bukankah jumlah tersebut lebih dari 3 kalinya atau 300% berlipat ganda ? Luar biasa.

    | | Read More »

    Apa Saja yang Perlu Disiapkan dalam Memulai Ekspor?

    K egiatan ekspor-impor pada dasarnya merupakan bidang usaha mudah.
    Hah...??Kata siapa?? Tengok aja ni...

    Ekspor adalah upaya untuk melakukan penjualan komoditi yang kita miliki kepada bangsa atau negara lain, dengan mengharapkan pembayaran dalam valuta asing, serta melakukan komunikasi dalam bahasa asing.




    Terus, hal apa saja yang harus dipersiapkan dalam memulai ekspor?
    Persiapan utama yang harus dimiliki adalah "Persiapan Mental", yakni keberanian dan kemampuan mengambil keputusan untuk mengekspor atau mengimpor? Menjadi "jago kandang" atau "jago kondang"? Apakah kita sebagai pengusaha (entrepreneur) ataukah sebagai pengelola usaha (manajemen), ataukah hanya sebagai karyawan biasa?

    Persiapan lain yang perlu dilakukan pada umumnya dapat dibagi menjadi 4 (empat) kelompok persiapan:

    I. PERSIAPAN ADMINISTRATIF  : 1. Letter head yang menarik dan informatif
                                                                    2. Pesonal computer
                                                                    3. Faksimili
                                                                    4. Surat elektronik (e-mail)
                                                                    5. Amplop surat dan Perangko
                                                                    6. PO BOX atau alamat kantor yang jelas

    II. PERSIAPAN LEGALITAS          : 1. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
                                                                   2. NPWP
                                                                   3. Izin Khusus Eksportir Terdaftar

    III. PERSIAPAN FISIK BARANG  : 1. Kontrak dengan produsen
                                                                   2. Brosur
                                                                   3. Daftar harga
                                                                   4. Contoh barang

    IV. PERSIAPAN OPERASIONAL  :  1. Proses ekspor
                                                                   2.  Peraturan ekspor
                                                                   3. Prosedur ekspor
                                                                   4. Strategi ekspor

    (a-chy)

    | | Read More »

    Delapan Kesalahan yang Biasa Dilakukan Saat Presentasi

    Kesalahan 1: Berterima Kasih atas Kesediaan Prospek untuk Hadir atau Meminta Maaf atas Tersitanya Waktu Mereka

    Kesalahan 2: Menyampaikan Presentasi dengan Tangan di Dalam Saku Celana

    Kesalahan 3: Menyampaikan Presentasi Sambil Duduk

    Kesalahan 4: Dikendalikan oleh Prospek

    Kesalahan 5: Membiarkan Materi Presentasi Menjadi Lebih Penting

    Kesalahan 6: Terlalu Serius

    Kesalahan 7: Tidak Melakukan Latihan Sebelum Presentasi

    Kesalahan 8: Tidak Ingat (Lupa) Materi  di Lembar Selanjutnya


    (a-chy)

    | | Read More »

    Kebebasan Finansial dengan Passive Income, Siapa yg MAU??

    Robert Toru Kiyosaki dalam bukunya Rich Dad Poor Dad mengemukakan mengenai Kebebasan Finansial (Investasi) dengan mendapatkan passive income


    Menurut Robert Kiyosaki dalam bukunya “CASHFLOW Quadrant”, ada empat kuadran yang mungkin menjadi sumber penghasilan seseorang.
    Huruf dalam masing-masing kuadran mewakili:


    Quadrant Sisi Kiri:
    E untuk Employee (Pegawai)
    S untuk Self-Employed (Pekerja Lepas)


    Quadrant Sisi Kanan:
    B untuk Business Owner (Pemilik Usaha)
    I untuk Investor (Penanam Modal)
    Intinya adalah…
    E: Anda adalah pegawai yang bekerja untuk orang lain atau perusahaan.
    S: Anda memiliki pekerjaan dan Anda terikat dengan pekerjaan itu.
    B: Anda memiliki sistem dan orang lain bekerja untuk Anda.
    I : Uang bekerja untuk Anda.

    (a-chy)

    | | Read More »

    Fungsi Promosi dalam Marketing

    Menurut Terence A. Shimp (2000:7) Promosi memiliki lima fungsi yang sangat penting bagi suatu perusahaan/lembaga. Kelima fungsi tersebut dijabarkan sebagai berikut:

    1. Informing (Memberikan Informasi)
    Promosi membuat konsumen sadar akan produk-produk baru, mendidik mereka tentang berbagai fitur dan manfaat merek, serta memfasilitasi penciptaan citra sebuah perusahaan yang menghasilkan produk atau jasa. Promosi menampilkan peran informasi bernilai lainnya, baik untuk merek yang diiklankan maupun konsumennya, dengan mengajarkan manfaat-manfaat baru dari merek yang telah ada.

    2. Persuading (Membujuk)
    Media promosi atau iklan yang baik akan mampu mempersuasi pelanggan untuk mencoba produk dan jasa yang ditawarkan. Terkadang persuasi berbentuk mempengaruhi permintaan primer, yakni menciptakan permintaan bagi keseluruhan kategori produk. Lebih sering, promosi berupaya untuk membangun permintaan sekunder, permingtaan bagi merek perusahaan yang spesifik.

    3. Reminding (Mengingatkan)
    Iklan menjaga agar merek perusahaan tetap segar dalam ingatan para konsumen. Saat kebutuhan muncul, yang berhubungan dengan produk dan jasa yang diiklankan, dampak promosi di masa lalu memungkinkan merek pengiklan hadir di benak konsumen. Periklanan lebih jauh didemonstrasikan untuk mempengaruhi pengalihan merek dengan mengingatkan para konsumen yang akhir-akhir ini belum membeli merek yang tersedia dan mengandung atribut-atribut yang menguntungkan.

    4. Adding Value (Menambah nilai)
    Terdapat tiga cara mendasar dimana perusahaan bisa memberi nilai tambah bagi penawaran-penawaran mereka, inovasi, penyempurnaan kualitas, atau mengubah persepsi konsumen. Ketiga komponen nilai tambah tersebut benar-benar independen. Promosi yang efektif menyebabkan merek dipandang lebih elegan, lebih bergaya, lebih bergengsi, dan bisa lebih unggul dari tawaran pesaing.

    5. Assisting (Mendampingi upaya-upaya lain dari perusahaan)
    Periklanan merupakan salah satu alat promosi. Promosi membantu perwakilan penjualan. Iklan mengawasi proses penjualan produk-produk perusahaan dan memberikan pendahuluan yang bernilai bagi wiraniaga sebelum melakukan kontak personal dengan para pelanggan yang prospektif. Upaya, waktu, dan biaya periklanan dapat dihemat karena lebih sedikit waktu yang diperlukan untuk memberi informasi kepada prospek tentang keistimewaan dan keunggulan produk jasa. Terlebih lagi, iklan melegitimasi atau membuat apa yang dinyatakan klaim oleh perwakilan penjual lebih kredibel.

    (a-chy)

    | | Read More »